Assalamu'allaikum sobat scrollink, gimana nih kabarnya pastinya baik ya? saya harap begitu.
Disini saya akan berbagi tutorial tentang bagaimana cara "Membuat Jaringan Kabel dan Nirkabel".
Bagi yang belum tahu apa itu jaringan kabel dan nirkabel singkatnya adalah jaringan kabel adalah jaringan dimana instalas dan koneksi menggunakan kabel, sedangkan jaringan nirkabel adalah jaringan yang instalasinya tanpa kabel dan koneksinya pun tanpa kabel juga. Contoh jaringan kabel adalah Jaringan Komputer yang menggunakan kabel internet LAN sedangkan jaringan nirkabel salah satunya adalah WiFi.
Kita langsung praktik saja ya temen-temen.
PELAKSANAAN PEMBANGUNAN JARINGAN
A. Topologi
B. Skenario
Router mikrotik sebagai penghubung antara internet dengan client. Akses
pada mikrotik router dibagi menjadi 3 hak akses yaitu full, write and read.
Akses full dan Write hanya dapat dilakukan melalui kabel, sedangkan akses read
dapat diakses dari jaringan wireless dan masing-masing Router bisa koneksi
internet.
1. Router Mikrotik
a. Ethernet 1:
·
Terhubung
ke ISP
·
IP
mode = Static
·
Ip
address = 192.168.100.1xx/24 (xx merupakan nomor absen siswa)
·
Gateway
= 192.168.100.1
·
DNS
: Allow Remote Request (8.8.8.8 , 8.8.4.4)
b. Ethernet 2:
·
Terhubung
ke pc client
·
Ethernet
mode = Master
·
Ip
Mode = Static
·
Ip
address = 192.168.10.1/28
c. Ethernet 3:
·
Terhubung
ke pc client
·
Ethernet
mode = Slave
d. Ethernet 4:
·
Terhubung
ke pc client
·
Ethernet
mode = Slave
e. Ethernet 5:
·
Terhubung
ke AP-Router
·
Ip
mode = Static
·
Ip
address = 192.168.20.1 /29
·
DHCP
Server (192.168.20.2 – 192.168.20.5)
f. Konfigurasi Proxy:
·
Transparent
Proxy
g. Konfigurasi Akses User ke Mikrotik
·
Buat
3 user dengan akses berbeda yaitu full, read dan write
·
Akses
full hanya dapat diakses dari 192.168.10.0/28
·
Akses
write hanya bisa diakses dari 192.168.10.0/28
·
Akses
read hanya bisa diakses dari 192.168.20.0/29
2. AP-Router:
a. WAN:
·
Terhubung
ke Router Mikrotik
·
Ip
mode = DHCP
b. WLAN:
·
Terhubung
ke Wireless Client
·
SSID
= LSP_P2_SMAKIS_NAMASISWA (nama siswa tanpa spasi)
·
IP
mode = Static
·
IP
address = 192.168.30.1
·
DHCP
Server
c. Security:
·
Akses
Wireless menggunakan password WPA2-PSK
·
Password
menyesuaikan
3. PC Client:
a. Terhubung ke Router Mikrotik
b. IP mode = DHCP
4. Wireless Client:
a. Terhubung ke AP-Router
b. IP mode = DHCP
B. Bahan yang diperlukan
1.
Kabel utp (lan) tipe strike : 5 kabel
2.
Router Mikrotik : 1 buah (saya menggunakan router mikrotik tipe RB951)
3.
AP Router : 1 buah (saya menggunakan ap router tipe )
4.
PC / laptop (untuk konfigurasi router) :
1 buah
5.
PC / laptop (sebagai client lan &
wireless) : Masing-masing 1 unit
6.
Koneksi internet
PRAKTIK
A. Konfigurasi Router Mikrotik
a. Upgrade Router Mikrotik
(1) Pastikan
terlebih dahulu bahwa os mikrotik kita sudah dalam versi terbaru, contohnya
punya saya yang sebelumnya versi 4.46.2 kemudian saya update kedalam versi
terbaru yaitu versi 6.46.3
1) Berikut
cara update os mikrotik
(1) Masuk
kedalam winbox dan pilih system>package>ceck for update> ceck for
update>download&install
a. b.Setting
Ip Address
1) Masuk
ke menu ip>address>+
2) Setelah
itu masukkan alamat ip internetnya, sesuai dengan soal untuk host
3) Idnya
saya isi dengan urutan absensi saya yaitu 12 (saya masukkan 112). Jangan lupa isi subnetmasknya pada akhir
alamat ip yaitu /24
4) Interfacenya
kita atur ke ether 1 yang nantinya sebagai tempat masuknya jaringan internet.
5) Setelah
itu klik apply, akan muncul ip networknya otomatis. Kemudian klik OK
Ulangi cara
tersebut pada ether 2 dan 5 dengan konfigurasi seperti berikut
a. C. Konfigurasi Port
Kita lanjut konfigurasi slave mode
pada port 2,3 dan 4, tujuan ini adalah agar port yang tergabung dalam mode
slave ini hanya memiliki satu alamat network id saja. Sebenarnya pada OS
mikrotik dengan versi 4, untuk mode slave ini memang masih tersedia. Karena
punya saya ini sudah update ke versi 6 dimana pada versi ini konfgurasi mode
slave tersebut sudah tidak tersedia lagi, kita manfaatkan saja dengan
konfigurasi bridge port.
1)
Kita tambah settingan bridge dulu
dengan cara masuk ke menu bridge>bridge>+>general
2)
Untuk
namanya saya beri nama LAN
Kemudian klik Apply>Ok
3)
Setelah
itu masukkan port yang ingin kita masukkan dalam bridge yaitu port 2,3 dan 4
dengan cara pilih menu bridge>ports>+
4)
Interface
yang pertama kita pilih ether2 (port 2) dan bridgenya kita pilih LAN kemudian
klik Apply dan Ok.
5)
Ulangi
cara yang sama pada interface 3 dan 4.
a. d. Konfigurasi Ip DNS
Kita atur Ip DNSnya dengan cara masuk
ke dalam menu ip>DNS>
1)
Kita
masukkan ip DNSnya pada kolom server, kita isi dengan 3 alamat ip DNS
-
192.168.100.1
(Ip internet/isp)
-
8.8.8.8
; 8.8.4.4 (Ip google)
2)
Jangan
lupa centang pada “allow remote request” kemudian klik Apply dan Ok
a. e. Konfigurasi DHCP Server
Setelah itu kita atur DHCP servernya,
hal ini berguna untuk pemberian alamat ip secara otomatis kepada client.
1)
Karena
clientnya masuk di port 2,3,4,5 maka kita setting DHCP servernya kedalam port
tersebut. Tapi karena kita sudah memBridge port 2,3 dan 4 ke bridge LAN. Jadi
kita konfigurasi DHCP servernya hanya di port LAN dan port 5 saja.
2)
Caranya
masuk ke menu Ip>dhcp server>dhcp setup
3)
Pilih
interfacenya pada bridge LAN, selanjutnya tinggal kita next saja.
4)
Jika
sudah sukses, ulangi cara yang sama dengan interface yang berbeda yaitu ether5.
5)
Hasilnya
akan seperti berikut
a. f. Konfigurasi Ip Routes
1)
Selanjutnya
kita tambahkan ip routesnya, dengan cara masuk ke dalam menu ip>routes>routes>+>General
2)
Kita
isi ip routesnya pada kolom gateway, kita isi dengan ip internet/isp yaitu
192.168.100.1. Kemudian klik Apply dan Oke.
a. g. Konfigurasi Firewall
1)
Buat
firewall NATnya, ini bertujuan agar jaringan internet yang kita masukkan ke
router mikrotik kita dapat tersalur kepada client. Caranya adalah masuk ke
dalam menu ip>firewall>nat>+>Action
2) Pada kolom action ini kita pilih menu masquerade
3)
Kemudian
kita pindah ke menu General, pada kolom chain kita pilih mode scrnat.
4)
Out
interfacenya kita pilih ether1 karena jaringan internetnya kita sambung pada
port ini (opsional). Kemudian klik Apply dan Ok.
5) Restart router mikrotiknya untuk memulai konfgurasi
kita tadi dengan cara masuk ke menu system>reboot.
h. Troubleshooting
1)
Coba
hubungkan router mikrotik dengan client pada port 2,3 dan 4
2)
Jangan
lupa setting ip obtain pada komputer client agar bisa mendapat alamat ip
otomatis dari router mikrotik yang sudah kita konfigurasi tadi
3)
Jika
konfigurasi berhasil, maka client akan mendapat alamat ip secara otomatis dari
router mikrotik dan akan mendapatkan akses jaringan internet seperti berikut.
a i. Menambahkan akun login user
1)
Buka system>user
2)
Tambahkan user dan passwordnya
·
Admin = Full = 192.168.10.0
·
Guru = Write = 192.168.10.0
·
Siswa = Read = 192.168.20.0
3)
Setelah itu simpan dan keluar dari
winbox, kemudian login kembali menggunakan akun user yang sudah dibuat tadi.
B.
Blokir Website
a. Konfigurasi Web Proxy
1)
Kita lanjut ke tahap memblokir
website http://detik.com. Pertama masuk ke menu ip>web proxy>general
2)
Kita aktifkan web proxynya dengan
menekan tombol ceklis enable.
3)
Kita tambahkan ip port web proxynya
yaitu 8080
4)
Jangan lupa centang pada cache on
disk. Jika sudah klik apply dan ok.
5) Kemudian masuk lagi seperti cara diatas, tapi kali ini kita langsung masuk ke menu access dengan urutan ip>web proxy>general>access>+
6) Pada Dst.port kita masukkan port 80
7) Pada Dst.host kita masukkan domain web yang ingin kita blokir dengan format penulisan “*namadomain.hosting” (tanpa tanda petik). Tanda bintang pada awal nama domain bertujuan agar proxy bisa blok semua kata-kata sebelum nama domain web tersebut. Pada contoh saya tuliskan *detik.com
8) Action kita pilih deny. Jika sudah klik apply dan ok.
5) Kemudian masuk lagi seperti cara diatas, tapi kali ini kita langsung masuk ke menu access dengan urutan ip>web proxy>general>access>+
6) Pada Dst.port kita masukkan port 80
7) Pada Dst.host kita masukkan domain web yang ingin kita blokir dengan format penulisan “*namadomain.hosting” (tanpa tanda petik). Tanda bintang pada awal nama domain bertujuan agar proxy bisa blok semua kata-kata sebelum nama domain web tersebut. Pada contoh saya tuliskan *detik.com
8) Action kita pilih deny. Jika sudah klik apply dan ok.
9)
Selanjutnya kita buat firewallnya
dengan cara masuk ke menu ip>firewall>nat>+>action
10)
Pada menu action kita pilih redirect
11)
To port kita masukkan 8080
12)
Setelah itu kita masuk ke menu General yang
ada disebelah kiri menu action
13)
Chain kita pilih dstnat
14)
Protocolnya kita pilih 6 (tcp). Jika
sudah klik apply dan ok.
b. Konfigurasi TLS-Host
1)
Sekarang kita lanjut untuk memblokir https://detik.com dengan
menggunakan tls host. Nah, jika OS mikrotik kita masih dalam versi lama maka
menu tls host ini masih belum tersedia. Untuk caranya kita bisa masuk ke menu
ip>firewall>filter rules>+>general
2)
Untuk chain kita pilih forward,
protocol 6 (tcp), dst port 443
3)
Beralih ke menu advance pada tls host
kita isi dengan nama domain web yang ingin kita blokir dengan format penulisan
“*detik.com*” (tanpa tanda petik).
4)
Lanjut ke menu action, untuk action
kita pilih drop. Jika sudah pilih apply lalu ok.
B.
Konfigurasi AP-Router
1)
Siapkan
ap-routernya dan hubungkan kabel utp (lan) pada pc ke port ap router, hubungkan
kabelnya pada port selain port WAN. Untuk gambarnya kurang lebih seperti
berikut.
2)
Reset
terlebih dahulu ap-routernya jika dirasa sudah pernah dikonfigurasi. Dengan
cara menekan tombol reset yang ada pada body ap-router itu sendiri, tekan dan
tahan tombol reset tersebut sekitar 10 detik (sampai lampu indikator pada
ap-router nyala semua kemudian mati).
3)
Jika
sudah, buka browser pada pc untuk mengkonfigurasi ap-router tersebut
4)
Ketik
ip default ap-routernya pada browser, jika kita masih belum tau berapa ip
defaultnya bisa kita lihat di bawah ap-routernya biasanya terdapat stiker
keterangan tentang router tersebut termasuk ip defaultnya dan password untuk
loginnya.
5)
Untuk
konfigurasinya silahkan simak langkah2 berikut.
6)
Masuk
ke dalam menu Quick Setup dan pilih next seperti gambar dibawah.
7)
Kita
pilih auto-detect, bisa juga memilih router jika terdapat pilihan tersebut.
Karena disini kita memilih auto-detect, maka kita diharuskan untuk menyambung
kabel lan dari port 5 di mikrotik ke port WAN yang ada pada Ap-Router
8)
Jika
sudah pilih next.
9)
Slanjutnya
konfigurasi seperti gambar dibawah sesuai dengan soal. Jika sudah selesai pilih
next.
10)
Maka
akan tampil halaman permintaan reboot seperti berikut, pilih reboot.
11)
Jika
sudah selesai rebootnya, kita lanjut untuk konfigurasi ipnya dengan cara masuk
ke menu network>lan dan konfigurasi seperti berikut. Jika sudah selesai,
pilih save maka akan ada halaman permintaan reboot, pilih reboot.
12)
Setelah
itu masuk ke menu DHCP dan konfigurasi range ip addressnya yang sudah
ditentukan.
13)
Jika
sudah selesai, kita sambungkan jaringan wirelessnya kepada client dan coba kita
tes. Sebagai contoh saya menggunakan handphone sebahgai
clientnya.
~ SEMOGA SUKSES ~
Make : SiYan
Penulis : SiYan
0 komentar:
Tulisan menentukan kepribadian